Bawaslu Garut Gandeng Masyarakat Lakukan Pengawasan Tahapan Pemilu 2019

dramedia.id.- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai lembaga yang mempunyai mandat untuk mengawasi proses Pemilu 2019 membutuhkan dukungan banyak pihak dalam aktivitas pengawasan. Salah satunya adalah dengan mengajak segenap kelompok masyarakat untuk terlibat dalam partisipasi pengawasan setiap tahapannya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Garut, Dr. Hj. Ipa Hafsiah Yakin, S.E.,M.Si,.M.M., menegaskan Ini merupakan langkah preventif dan membangun serta pemahaman bersama terhadap regulasi pengawasan. Keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan atas potensi adanya kecurangan yang terjadi, serta melaporkan kecurangan tersebut kepada Bawaslu sebagai lembaga yang bertugas mengawasi proses Pemilu dan menindaklanjuti dugaan pelanggaran Pemilu.

Pemilu bukanlah sekadar ajang seremonial politik belaka yang menafikan partisipasi politik masyarakat. Masyarakat menjadi subyek dalam proses Pemilu. Pengawasan partisipatif yang dilakukan untuk memujudkan warga negara yang aktif dalam mengikuti perkembangan pembangunan demokrasi. Pengawasan juga menjadi sarana pembelajaran politik yang baik bagi masyarakat pemilih. Ungkap ketua Bawaslu Kabupaten Garut Hj. Ipa dalam Pembukaan Sosialisasi Peraturan Badan Pengawas Pemilu (Perbawaslu) terkait Pengawasan Tahapan Pemilu 2019, di Aula Fave Hotel Garut, Jawa Barat. Senin (26/11/2018).

Dengan terlibat dalam pengawasan Pemilu secara langsung, masyarakat dapat mengikuti dinamika politik yang terjadi, dan secara tidak langsung belajar tentang penyelenggaraan Pemilu dan semua proses yang berlangsung. Bagi penyelenggara Pemilu, kehadiran pengawasan masyarakat yang massif secara psikologis akan mengawal dan mengingatkan mereka untuk senantiasa berhati-hati, jujur dan adil dalam menyelenggarakan Pemilu.

“Sejatinya, baik penyelenggara, pengawas, pemantau, peserta Pemilu, dan sejumlah pihak yang terkait dalam Pemilu dapat belajar berperan sesuai latar belakangnya masing-masing.” Jelasnya.

Ia menambahkan, oleh Karena itu dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara Bawaslu dan masyarakat pemilih. Kelompok masyarakat yang memberikan perhatian besar terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung jujur dan adil berkomunikasi secara intensif dengan Bawaslu. Peningkatan kolaborasi antara Bawaslu dengan kelompok masyarakat sipil inilah yang menjadi kunci peningkatan partisipasi bersama masyarakat. (HYG)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.