LPK Michi Sukses Pekerjakan Siswanya ke Jepang

DRAMEDIA.ID,– LPK (Lembaga Pendidikan dan Keterampilan) MICHI Kabupaten Garut telah sukses memberangkatkan sejumlah siswa didiknya untuk bekerja di negara Sakura. Bahkan, dalam waktu dekat pula akan kembali menerbangkan 11 siswanya ke Jepang untuk kesekian kalinya.

LPK MICHI yang bertempat di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong itu, merupakan lembaga pendidikan bahasa Jepang dalam pembekalan menghadapi ujian pra magang ke Jepang melalui IM (International Manpower) Japan atau non IM Japan. LPK MICHI didirikan oleh Riki Supriadi, A.Md., yang kini menjabat sebagai guru besar bahasa Jepang di LPK-nya.

“Saya dulu berangkat ke Jepang itu dibantu juga sama beliau (Riki Supriadi/ Red) pada tahun 2015. Dulu saya pas mau berangkat itu ada tesnya, kaya tes fisik, tes matematika, dan lainnya. Berangkat tahun 2015 dan habis kontrak tahun 2018, jadi di Jepang hanya tiga tahun,” kata Hilga salah seorang siswa LPK MICHI yang telah sukses bekerja ke Jepang kepada dramedia.id, Kamis (30/05/2019).

Walaupun hanya tiga tahun bekerja di Jepang, dirinya saat ini telah menikmati jerih payah selama bekerja di negeri Sakura dengan mendirikan usaha ternak ayam petelur sendiri. Bahkan, ada sebanyak 5 pegawai yang bekerja di tempat usahanya ini.

“Alhamdulillah berkat kerja keras dan sabar dalam bekerja, akhirnya saya sekarang bisa berwirausaha di bidang ternak ayam petelur. Semoga adik-adik saya yang sekarang belajar di LPK MICHI, jangan mudah putus asa dan harus rajin mengikuti setiap pelatihan yang diberikan instruktur,’ pintanya.

Menurutnya, selama di negara Jepang, setiap pegawai memiliki kesempatan untuk mengajukan cuti selama satu minggu di setiap tahunnya. Terlebih, di Jepang bisa lebih membentuk seseorang menjadi lebih disiplin dengan etos kerja yang tinggi.

“Jadi selain materi yang kita dapatkan dari Jepang, pelajaran yang kita dapatkan yakni kedisiplinan dan mental. Disana sangat disiplin sekali, apalagi dalam dunia kerja,” katanya.

Owner LPK MICHI, Riki Supriadi, A.Md., menuturkan, LPK MICHI didirikan tahun 2010 dengan Akta Notaris Nomor : AHU-830.AH.02.01, bertujuan untuk membantu program pemerintah daerah dalam mengentaskan angka pengangguran di Kabupaten Garut. Langkah ini pun menjadi penting, karena wilayah Garut bukan sebagai kawasan industri yang memiliki peluang kerja tinggi.

“Adanya LPK MICHI ini untuk membantu generasi-generasi muda dalam memperoleh peluang kerja di Jepang. Kita latih disini, kita bantu mereka yang memang benar-benar memiliki niat dan kerja keras dalam bekerja,” ucapnya.

LPK MICHI ini kata Iki sapaan akrabnya, merupakan lembaga penyelenggara pendidikan bahasa asing khususnya bahasa Jepang, berfungsi sebagai penunjang calon peserta magang agar bisa lulus serangkaian tes ikut program pemagangan ke Jepang. Baik itu melalui program Disnakertrans maupun ikut program non IM Japan atau SO (Sending Organitator) swasta di seluruh Indonesia.

“Sejak berdiri LPK MICHI yang berangkat sudah 200 orang, 37 orang tahun 2018, Bulan depan kita akan berangkatkan 11 orang, dan 17 orang lainnya berangkat ke Jepang sekitar akhir tahun karena masih menunggu kontrak kerja.” pungkasnya. (HYG)***

2 tanggapan untuk “LPK Michi Sukses Pekerjakan Siswanya ke Jepang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.