Polres Garut Amankan Menteri Perindustrian Negara Sensen Komara

Hamdani pegikut setia Sensen Komara kembali berulah, foto jmb

DRAMEDIA.ID,- Pendukung Sensen Komara yang membentuk negara tersendiri di Kecamatan Caringin Garut, Jawa Barat kembali berulah.

Hamdani (48) tahun terpaksa berurusan dengan Kepolisian setelah diciduk dan diamankan dari tempat tinggalnya di Kampung Babakan Limus, Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Garut dengan status sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama dan makar.

“Ia mengklaim mempunyai jabatan penting dalam negara yang dibentuk oleh Sensen Komara. si Hamdani ini mengklaim dirinya sebagai Menteri Perindustrian.” kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna saat ekspos kasus tersebut kepada wartawan, di Mapolres Garut, Selasa (18/6/2019).

Budi menyampaikan, atas perbuatannya terhadap tersangka  Hamdani pihaknya akan menjerat dengan pasal 156a KUHP Tentang Penistaan Agama.

“karena perbuatannya dilakukan berulang-ulang, ia juga akan dijerat pasal 64 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.” katanya.

Kapolres menyebut perbuatan pengulangan yang dilakukan tersangka Hamdani karena pernah melakukan hal yang sama  pada Desember 2018. Saat itu, dia menulis pernyataan bahwa Sensen Komara merupakan rasul dan nabi dan surat itu disebarkannya.

“Saat ini ia kembali menulis bahwa Sensen Komara merupakan Presiden Pusat RI dan ini jelas merupakan perbuatan makar yang juga tak dibenarkan secara hukum,” tegas Budi.

Budi menambahkan sejauh ini pihaknya belum dapat menetapkan tersangka lainnya selain terhadap Hamdani karena berdasarkan penyelidikan, pihaknya Hamdani melakukan tindakan melanggar hukum tersebut sendirian.

“Ia melakukan semua tindakannya sendiri dengan tujuan menimbulkan kegelisahan dan sensasi.” ucapnya.

Budi menambahkan berdasarkan hasil penelusuran pihaknya memperoleh data bahwa pengikut Sensen Komara di Garut saat ini mencapai sekira 100 orang yang tersebar diantaranya di kecamatan Caringin dan Pakenjeng dan wilayah sekitarnya.

Sementara itu tersangka Hamdani yang mengklaim memiliki jabatan sebagai menteri perindustrian mengatakan bahwa jabatannya tersebut diberikan langsung oleh pemimpin tertingginya yakni Presiden Pusat RI Sensen Komara.

“Saya memang sudah menulis surat pernyataan yang mengakui bahwa Sensen Komara merupakan rasul sekaligus Presiden Pusat RI, dan saya juga benar mendapatkan jabatan sebagai menteri perindustrian,” kata Hamdani kepada wartawan.

Hamdani tidak menampik jika urusan dengan kepolisian merupakan kali kedua setelah membuat surat serupa dan menyebarkannya kepada instansi pemerintahan serta aparat keamanan yang ada di kecamatan Caringin satu tahun lalu.

Menurutnya  penyebaran surat pernyataan itu bertujuan agar masyarakat dan pemerintahan tahu, juga ramai  menjadi perbincangan orang.

“Saya serahkan semua kepada masyarakat, baik untuk mempercayainya atau tidak.” ucapnya polos.

Hamdani menyebut surat pernyataan itu ditulis oleh anaknya yang bernama Nara Sopandi dengan seluruh konsepnya berasal dari dia.

“Tidak ada perintah dari manapun, ini inisiatif saya saja,” tegasnya dengan roman dingin tanpa rasa bersalah.

Terkait dengan ajaran agama yang dianut dan diajarkan Sensen Komara, Hamdani mengakui adalah ajaran Islam dengan nabi dan rasulnya yakni Sensen Komara sebagai utusan Allah.

Ia juga mengakui taat melaksanakan ajaran agama seperti salat, meski salat yang dilakukannya berbeda dengan yang dilakukan umat Islam pada umumnya, dimana para pengikut Sensen Komara selama ini melaksanakan salat dengan cara menghadap ke arah timur.***jmb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.