Ketua KONI Garut “Garut Giring Bola Bangkitkan Kesadaran Berolahraga”

DRAMEDIA.ID,– Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan suport dan dukungannya atas  terselengaranya kegiatan Garut Giring Bola yang melibatkan ribuan anak putra putri dari berbagai sekolah di Garut.

Menurut Syakur moment tersebut bukan hanya kesempatan memecahkan rekor,  namun lebih dari sekedar itu, yakni menjadi kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya anak-anak untuk mau berolahraga yang selama ini justru cenderung beraktivitas bukan fisik.

“Ini untuk membangun kesadaran anak untuk mau berolahraga yang selama ini anak tergoda aktivitasnya tidak dalam kegiatan fisik,” katanya.

Syakur menyebut anak-anak usia dini saat ini cenderung lebih tertarik dengan game yang berada di gadget sehingga aktivitas fisik cenderung kurant terperhatikan.

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum yang juga menyempatkan menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada warga Garut yang telah berhasil dan sukses menyelenggarakan kegiatan menggiring bola oleh ribuan anak-anak.

Ia berharap, kegiatan itu bisa melahirkan bibit-bibit baru untuk menjadi atlet sepak bola yang handal, berbakat dan bisa berprestasi di tingkat nasional.

“Saya berharap adanya bibit muda baru yang potensial, dan potensi yang lain juga,” katanya.

Sementara itu, acara menggiring bola itu dihadiri unsur pimpinan daerah Garut seperti Bupati Garut Rudy Gunawan, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Kepala Polres Garut Budi Satria Wiguna, Komandan Kodim 0611 Aziz Asyraf, perwakilan dari Polda Jabar, dan sejumlah pejabat lainnya.

Sejumlah pejabat tersebut diberi kesempatan untuk menendang bola pertama kepada anak-anak untuk selanjutnya digiring oleh anak-anak ke jalananan kawasan perkotaan.

Sebelumnya, para pejabat tampak kebingunan mengarahkan bola, hingga akhirnya panitia secara terus menerus mengarahkannya.

Puncak kegiatan itu sempat membuat bingung sejumlah pengunjung, bahkan mengaku tidak melihat anak membawa bola karena banyaknya kerumunan anak-anak yang turun ke jalan bersama para orang tuanya.

Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Garut Amirudin Latif membenarkan dalam penyelenggaraan itu terjadi sedikit kesalahan seperti banyaknya peserta dan orang turun ke jalan.

“Ada sedikit kesalahan,” kata Amirudin.

Ia menyampaikan, seluruh peserta SD dan SMP di wilayah Garut turun ke jalan, termasuk para orang tuanya turun ingin memotret langsung anaknya.

Namun tujuan acara itu, kata dia, untuk membangkitkan semangat olahraga dan kecintaan anak terhadap sepak bola sehingga melahirkan pesepakbola yang handal.

“Yang jelas maksud dan tujuan menyelenggarakan acara ini untuk membangkitkan kembali sepak bola Garut yang selama ini mati suri,” katanya.***jmb

Sumber: cakrawala.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.