Baznas Bali Bareng Bank Cimb Niaga Syariah Gelar Sanitasi Lingkungan

DRAMEDIA.ID,- KARANGASEMBALIBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bali bekerjasama dengan Bank CIMB Niaga Syariah, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, menggelar Bantuan Program Pendistribusian Pengadaan Air Bersih (Waterwell Sanitation) kepada salah satu penerima manfaat dalam bencana wilayah kekeringan air, yakni Pondok Pesantren At Taqwim di Kecamatan Bukit Anyar, Kabupaten Karangasem, Bali. Kamis (26/09/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Bali, Drs. H. Mahrusun M.Pd.I, Ketua Baznas Kabupaten Karangasem, Muslim, Wakil Ketua III Baznas Karangasem, Yaya Hidayat. Kepala Bimas Islam Karangasem yang diwakili Irfan, S.Ag, Ketua Pelaksana BPBD Karangasem, yang diwakili Pika Wiadnyana dan Zainul, Ketua Pelaksana Kegiatan Baznas Provinsi Bali, Ahmad Arrasyid, serta Tim Baznas Tanggap Bencana Provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem, Riang, Asep, Devi, Alin, Novy, Ratna, dan Catur Bagiyo.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Ahmad mengatakan wilayah karakter penerima manfaat sanitasi air bersih ini menjadi lokasi program komprehensif dari seluruh program penyaluran distribusi air bersih yang dilaksanakan Baznas Bali, meliputi penampungan air tadah hujan dari pemasangan talang pipa dari genteng masjid dan pengadaan tandon air sebesar  2200 Liter.

“Terimakasih banyak untuk dukungan dari Bank CIMB Niaga Syariah, Dinas Sosial, BPBD Kabupaten Karangasem, sehingga program pendistribusian pengadaan air bersih atau waterwell sanitation ini dapat terus berkelanjutan.” Katanya.

Ketua Baznas Provinsi Bali, Drs. H. Mahrusun M.Pd.I, Ketua Baznas Kabupaten Karangasem, Muslim, dan Ketua Pelaksana Kegiatan Baznas Provinsi Bali, Ahmad Arrasyid, secara simbolis saat menyerahkan sertifikat. FOTO: ASEP BUITAN***

Ia menambahkan peran serta masyarakat juga menjadi kunci pelaksanaan program yang bisa untuk jangka panjang sehingga bencana kemarau yang berdampak kekeringan air ini bisa kita berikan jawaban solusi dari sebuah permaslahan yang berkepanjangan setiap tahunnya.

Ketua Baznas Provinsi Bali, Mahrusun menjelaskan pihaknya melakukan pemberdayaan untuk jangka pendek, menengah, serta jangka panjang yaitu water recycle treatment sanitation atau bisa disebut pembuangan limbah air wudhu untuk di olah kembali menjadi air bersih, sekaligus  bisa menjawab permasalahan yang bisa mengatasi kekeringan air.

“Kemitraan ini merupakan bagian dari kolaborasi yang lebih besar pihak terkait dalam inisiatif tujuan pembangunan berkelanjutan, terletak di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut, desa dataran tinggi Bukit Anyar menawarkan pemandangan indah perkebunan kopi, cengkeh, durian, dan ladang sayuran yang menghiasi perbukitan hijau.” Jelasnya.

Dipadu dengan potensi yang dimiliki wilayah desa ini, berbagai kegiatan baru tersebut disiapkan untuk lebih menarik pengunjung dan dapat menambah calon-calon santri baru, dan dapat memanfaatkan ekonomi lokal sebagai salah satu cara konkret untuk membawa SDGs lebih dekat dengan masyarakat.

“Menerapkan SDGs di tingkat lokal membutuhkan pendekatan terintegrasi. Baznas Bali percaya bahwa pembangunan ekonomi lokal efektif mengurangi ketimpangan, memupuk kohesi sosial dari bawah ke atas, menghasilkan peluang bisnis lokal dan pekerjaan yang sangat dibutuhkan.” Ujarnya.

Mahrusun berharap dapat melihat hasilnya sebagai inisiatif yang akan melibatkan masyarakat pinggiran, khususnya para pengurus dapat berdaya guna secara ekonomi, pendidikan, dan ketahanan pangan nantinya. (Asep Nuryadi/HYG)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.