Operasi Cipta Kondisi, Polsek Garut Kota Amankan 6 Anak Punk

DRAMEDIA.ID,- Kepolisian Sektor (Polsek) Garut Kota, gabungan Reskrim, Sabhara, dan Bhabinkamtibmas menggelar Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) dengan sasaran premanisme, percaloan, senjata tajam (Sajam) dan senjata api (Senpi) dalam rangka operasi cipta kondisi di wilayah hukum Polsek Garut Kota.

Kepala Unit Reskrim Garut Kota, IPDA Amirudin Latif, mengatakan pihaknya berhasil mengamankan 6 (Enam) orang pengamen jalanan/anak Punk yang dianggap meresahkan masyarakat di perempatan lampu Merah Maktal Garut Kota.

“Barang bukti yang kami amankan, uang Rp.48.000,- hasil mengamen dan 3 (Tiga) gitar ukulele.” Kata Panit Reskrim Amirudin kepada dramedia.id. Minggu (28/06/2020).

PENGAMEN jalanan/anak Punk yang dianggap meresahkan masyarakat di perempatan lampu Merah Maktal Garut Kota. FOTO: AIPDA Amirudin latief

Baca Juga :

Amirudin menjelaskan, pengamen yang kami amankan antara lain, Inisial R (17), warga Cipatujah, dan T (20) warga Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. H (17), warga Leles, D (22) warga Kp. Tanjung, Tarogong Kidul, dan I (27) warga Karangpawitan, Kabupaten Garut, serta A (18) warga Kabupaten Sumedang.

“Selanjutnya kami melakukan tindakan, memberikan pembinaan kepada pengamen jalanan tersebut agar tidak malakukan tindakan yang dapat meresahkan masyarakat, dan melakukan pendataan terhadap pengamen jalanan tersebut sebagai bahan data awal bilamana ada laporan dari warga masyarakat terkait pengamen jalanan yang meresahkan masyarakat tersebut.” Jelasnya.

Amirudin menambahkan, mereka (pengamen/anak punk, red) disuruh membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan yang sama atau perbuatan yang melanggar hukum lainnya.

“Operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat,” kata Amirudin. (HYG)*

2 thoughts on “Operasi Cipta Kondisi, Polsek Garut Kota Amankan 6 Anak Punk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.