Bea Cukai Musnahkan BMN Hasil Sitaan Senilai Rp258 Juta Lebih

DRAMEDIA.ID,- Kantor Pelayanan Bea Cukai Tasikmalaya dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut, memusnahkan Barang Milik Negara Hasil Sitaan Tahun 2019, yang terdiri dari tembakau iris, rokok ilegal dan cairan rokok eletrik (Iiquid) sejumlah kerugian mencapai Rp.258.666.300,00 dimusnahkan. Acara pemusnahan berlangsung di Lapang Setda Garut, Selasa (21/07/2020).

Hadir dalam kegiatan, Saeful Nasution Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat, Bupati Garut, Rudy Gunawan, Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih, Wakapolres Garut Kompol Abdul Kholik, Ketua PA Hasanudin, Pj. Sekda Garut, Zat Zat Munazat, para Kepala SKPD dan jajaran pegawai Pemkab Garut.

Menurut Kepala Kantor Wilayah DJBC, Saefuloh Nasution, barang sitaan yang dimusnahkan terdiri dari 1.342.019 gram tembakau iris dengan potensi kerugian Rp.143.507.800,00 (kerugian negara Rp.27.892.470,00), dan 194.040 batang rokok ilegal potensi kerugian Rp.69.160.500,00 (kerugian negara Rp.78.710.850,00). Selain itu sebanyak 14.7 liter cairan rokok elektrik (Iiquid) nilai barang Rp.29.260.000,00 kerugian negara Rp.19.604.200,00.

Bupati Garut Rudy Gunawan bersama Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih, dan pejabat lainnya, memusnahkan Barang Milik Negara Hasil Sitaan Tahun 2019, di Lapang Setda Garut, Selasa (21/07/2020) (Foto : Deni Septyan/Diskominfo Garut)

“Sementara untuk hasil penindakan Satpol PP Kabupaten Garut kerugian negara dari minuman keras dengan nilai barang Rp.15.888.000,00 dengan potensi kerugian negara Rp.6.778.845,00 rokok ilegal sebanyak 1.660 batang nilai barang Rp.830.000,00 potensi kerugian negara Rp838.300,00 tembakau iris 200 gram nilai barang Rp.20.000,00 kerugian negara Rp.4.000,” terangnya.

Saefulloh menyebutkan, barang-barang yang dimusnahkan hari ini merupakan tindakan melanggar hukum sesuai pasal 54, UU nomor 39 tahun 2007 perubahan UU nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai.

Baca Juga :

“Karena barang ini tidak diperbolehkan untuk dilelangkan, maka sesuai aturan barang tersebut harus dimusnahkan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, Pemkab Garut sangat serius dalam menanggulangi dan pencegahan melalui sosialisasi perihal kerugian negara akibat cukai, pada tahun 2018 Pemkab Garut menganggarkan Rp. 2 Miliar untuk mensosialisasikan cukai ke kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Garut.

“Namun sayang anggarannya tidak terserap optimal, kami sudah ke Pameungpeuk dan wilayah lainnya dalam upaya penyadaran masyarakat terkait kepatuhan terhadap cukai, dan alhamdulillah ada hasilnya,” ungkap bupati.

Bupati  Rudy menambahkan, untuk di Kabupaten Garut yang tidak bercukai kebanyakan yaitu minuman keras dan rokok ilegal, terkait minuman keras Garut memiliki sejarah buruk, dimana dalam satu hari pernah terjadi korban meninggal dunia 22 orang akibat minuman keras. Tentunya dengan sinergitas para penegak hukum ini dapat meminimalisir kerugian negara akibat pelanggaran cukai.

“Kami hari ini menerima dana dari hasil cukai rokok itu 23 miliar, kami berikan diantaranya untuk ambulan, untuk sarana kesehatan dan kami juga memberikan kepada stakeholder diantaranya adalah para pengusaha yang tergabung di tembakau dan sebagainya,” pungkasnya. (Yan)***

4 thoughts on “Bea Cukai Musnahkan BMN Hasil Sitaan Senilai Rp258 Juta Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.