Berkat Program Kemitraan, LPE Garut Diproyeksikan 5,6%

DRAMEDIA.ID,- Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan apresiasi terhadap program kemitraan yang di inisiasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan perbankan dalam hal ini Bank BJB melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dibuktikan dengan adanya kemitraan yang sangat baik antara beberapa pesantren yang bekerjasama dan dibiayai oleh Bank BJB dalam melakukan kegiatan usaha pembibitan dan penggemukan ternak domba dan dijual kepada off taker (penjamin) yang merupakan mitra Bank BJB.

“Adanya usaha pola kemitraan ini membantu peternak memiliki kepastian jual sehingga mendukung keberlangsungan usaha tersebut,” ujar Bupati Rudy Gunawan, usai pertemuan dengan Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat, Iman Kadarusman Nugraha, Kepala Bank BJB Cabang Garut, Maman Rukmana dan peternak domba dari Pondok Pesantren Nurul Hidayah Kecamatan Karangtengah, yang juga peternak muda, Cecep Saepul Milah, di Ruang Kerja Bupati Garut, Selasa (28/07/2020).

Selanjutnya untuk mendorong Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) di masa Covid-19, Bupati Garut menyampaikan “Program kemitraan melalui keuangan yang inklusif merupakan salah satu alternatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi” ujar Bupati Rudy Gunawan.

Selain dukungan penuh, Rudy juga berharap OJK dapat terus memperluas program kemitraan ini dengan menggandeng perbankan dan dilakukan dengan mendapatkan off taker-off taker yang bisa memasarkan hasil pertanian, peternakan maupun kewirausahaan lain di Kabupaten Garut sebagai langkah strategis.

Baca Juga :

OJK sendiri, seperti dituturkan Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat, Iman Kadarusman Nugraha, mendukung kerjasama pola kemitraan yg dilakukan oleh Bank BJB dengan kelompok peternak domba di lingkungan pondok pesantren di Kabupaten Garut.

Ia berharap, program kemitraan serupa dapat direplikasikan di pesantren-pesantren lainnya di Kabupaten Garut melalui dukungan akses produk dan layanan dari lembaga keuangan.

Selain itu, imbuhnya, untuk mendorong budaya menabung sejak dini, OJK memohon dukungan Bupati Garut untuk menyukseskan program 1 Rekening 1 Pelajar (Kejar) dalam rangka implementasi Keputusan Presiden No. 26 tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung melalui kepemilikan tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) atau produk tabungan siswa lainnya.

Sementara itu, Kepala Bank BJB Cabang Garut, Maman Rukmana, mengatakan, kerja sama yang dibangun Bank BJB dalam bentuk kemitraan dengan para pelaku UMKM sebagai bentuk pro aktif Bank BJB untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat di dalam bentuk kerjasama kemitraan dengan para pelaku UMKM sektor pertanian, dan khususnya peternakan domba.

Kerja sama kemitraan yang telah dibangun antara Bank BJB dengan PT. Agro Investama dan juga kelompok-kelompok peternak hingga saat ini ada 20 kelompok tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Garut dengan total plafon hampir 3 milyar rupiah.

“Alhamdulillah ada salah satu kolompok yang cukup sukses dan mendapat apresiasi dari provinsi (Jawa Barat) dalam program OPOP (One Product One Pesantren), yaitu Kelompok Peternak Pondok Pesantren Nurul Hidayah Kecamatan Karangtengah Kabupaten Garut,” tutur Maman.

Dikabupaten Garut, kini tercatat ada 5.702 kelompok tani dan 1.815 kelompok peternak, tersebar di 42 Kecamatan. (Yan)*

4 thoughts on “Berkat Program Kemitraan, LPE Garut Diproyeksikan 5,6%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.