Bupati Garut Lantik Dewan Pengawas Perumda BPR

DRAMEDIA.ID,- GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan, melantik Dewan Pengurus Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Garut, di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Raya Cipanas Baru, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (10/11/2020).

“Hari ini kita telah menyaksikan pengambilan sumpah. Sebagai Anggota Dewan Pengawas, saya mengucapkan selamat bertugas,” ujar Rudy Gunawan mengawali sambutannya.

Rudy mengatakan, BPR ini merupakan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, dan harus menjadi bagian dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Saya ingin berpesan bahwa BPR ini milik Pemerintah Kabupaten Garut, BPR ini harus menjadi bagian dalam rangka meningkatkan beberapa hal yang berhubungan dengan unsur-unsur yang ada dalam pengelolaan keuangan daerah secara keseluruhan,“ ungkapnya.

Saat ini, lanjut Rudy, pihaknya sedang menuju target pemenuhan ekonomi inklusif Kabupaten Garut.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, melantik dan mengambil sumpah Anggota Dewan Pengawas Perumda BPR Garut, di Ballroom Hotel Harmoni, Kabupaten Garut, Selasa (10/11). (Foto : Deni Septyan/Diskominfo Garut)

Baca juga:

“Kita sekarang sedang menuju kepada target, bagaimana pemenuhan ekonomi inklusif Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan, dari mulai adanya pertumbuhan ekonomi, adanya pemerataan ekonomi, adanya pengentasanan kemiskinan, dan adanya kegiatan yang berhubungan dengan penciptaan lapangan pekerjaan,” ucapnya.

Rudy menambahkan, dewan pengawas ini memiliki fungsi untuk mengawasi jalannya pelaksanaan organisasi Perumda BPR.

“Dewan pengawas mempunyai fungsi untuk mengawasi jalannya pelaksanaan organisasi Perumda BPR yang dilaksanakan direksi. Lakukan konsultasi tetapi tidak menyulit, lakukan langkah-langkah yang efektif dan efisien supaya dewan pengawas ini keberadaannya benar-benar menjadi team work yang baik dengan pihak direksi,” tambah Rudy.

Rudy berharap BPR menjadi bagian dari industri perbankan yang tetap menyesuaikan dengan teknologi 4.0.

“Saya berharap ini adalah bagian dari industri perbankan yang juga harus menyesuaikan dengan teknologi 4.0. Sebagai industri kita tidak boleh tertinggal, kalau misalanya mengalami langkah langkah yang tertinggal, maka BPR Garut akan ditinggalkan oleh para nasabah, karena nasabah memerlukan kecepatan dan ketepatan fasilitas dan tentu adalah keamanan.” pungkasnya.

Dalam acara ini pengawas yang terpilih adalah : Dedi Achmad Santika, sebagai Ketua Dewan Pengawas Perumda BPR Garut, Yatie Rohayati dan Netti Susanti, sebagai Anggota Dewan Pengawas Perumda BPR Garut. ***Yan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.