Bertemu KH. Tantowi Djauhari, Anggota DPRD Jabar Ade Kaca Hadiri kegiatan Majelis Ngaji Seni dan Budaya

loading...

DRAMEDIA,- GARUT — Anggota DPRD Jawa Barat H. Ade Kaca menghadiri kegiatan Majelis Ngaji Seni dan Budaya, yang digelar di Saung Paguyuban Kompleks Pondok Pesantren Luhur Alwasilah di Jalan Cipanas Baru, Kelurahan Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Sabtu (17/12/2022).

Kehadiran Ade Kaca disambut hangat Kiai Tantowi dengan menyuguhkan seduhan Kopi Lahang, yaitu minuman kopi yang diseduh memakai air sadapan pohon Aren atau lebih dikenal dengan sebutan “lahang”.

“Mangga, hatur nuhun pak Dewan tos berkenan mampir di saung saya,” Kata KH. Tantowi Djauhari saat menyambut kedatangan H. Ade Kaca yang secara tidak sengaja melintas dilokasi tersebut usai menghadiri acara di salah satu Kecamatan wilayah selatan.

“Hatur nuhun pak Kiai, saya diizinkan mampir di majelis,” sahut Ade Kaca merespon sambutan hangat Kiai Tantowi.

Keduanya kemudian larut dalam Sharing dan Diskusi yang rutin dilaksakan setiap Sabtu malam Minggu dengan nama majelis yang agak nyeleneh “Majelis Ngopi Taklazim”, melazimkan Ngopi sambil Ngaji dalam bingkai Ngaji Seni dan Budaya bertajuk “Hirup Nyeni, Lenghak Nyantri” secara live disiarkan di kanal Youtube GapuraTV.

Ade Kaca mengamini nasihat-nasihat agama, yang disampaikan KH. Tantowi saat memberikan tanggapan terkait peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, sebagai sebuah peristiwa bagian dari rangkaian panjang perjalanan dis-edukasi serta bukti terjadinya pola fikir yang salah atau penyakit “mindset“.

“Ini saya setuju kalo ini bagian dari penyakit pola fikir di tengah masyarakat kita yang harus kita perbaiki bersama,” Kata Ade Kaca.

Ia juga mengaku sangat setuju dengan Kiai Tantowi dalam peristiwa ini atau apapun untuk tidak saling menyalahkan atau mencari kambing hitam, melainkan cukup dengan introspeksi diri kita masing-masing saja.

“Ini yang menarik untuk saya bahwa dalam konteks ini Pak Kiai mengajak untuk tidak menyalahkan pihak manapun melainkan bagaimana bisa mengakhiri dengan solusi,” ungkapnya.

Ade juga menyakinkan jika sejauh ini negara juga sudah hadir dengan segala perhatiannya baik regulasi serta hal-hal lainnya untuk memproteksi hal ini, namun kemudian masih juga terjadi pengulangan tentunya banyak faktor.

Diskusi lengkapnya dapat pembaca saksikan di kanal gapuratv Majlis Ngopi Taklazim episode 7.*

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *