Bupati Rudy Gunawan Lakukan Konsolidasi Internal Bersama BPBD Garut

loading...

DRAMEDIA.ID,- GARUT, Tarogong Kidul – Bupati Garut Rudy Gunawan mengadakan konsolidasi internal dengan para calon Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan beberapa pegawai di lingkungan BPBD Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Kantor BPBD Kabupaten Garut, jalan Terusan Pahlawan, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (14/4/2021).

Pada kesempatan ini, Bupati didampingi Asisten Administrasi Pembangunan, Jajat Darajat, dua Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Didit Fajar Putradi, menerima beberapa masukan dari staf BPBD Kabupaten Garut terkait bagaimana koordinasi yang baik antar bidang di BPBD. Selain itu, Bupati menyimak beberapa paparan yang diberikan oleh 3 calon besar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut berkaitan denga pertanyaan yang diajukan Bupati Garut, yaitu diantaranya Drs. Natsir Alwi, Drs. Rd. Satriabudi, Drs. H. Nurrodhin.

Rudy menuturkan, kriteria dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, di antaranya, harus responsif, mempunyai waktu yang luas serta memiliki komitmen dan kewajiban menyelematkan masyarakat Garut dari bencana. “Kriterianya, dia harus responsif, mempunyai waktu yang luas, ya berkominmen lah, mempunyai kewajiban menyelamatkan masyrakat Garut. Jadi harus luar biasa. Nanti kita lihat (hasilnya) dalam 1 minggu ini lah. Nanti juga saya mau agak teliti sekarang BPBD itu. Jadi BPBD kan kita (kandidatnya) tidak boleh keluar dari yang 3 ini,” kata Rudy.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengadakan konsolidasi internal dengan calon Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan beberapa pegawai di lingkungan BPBD Garut yang dilaksanakan di Kantor BPBD Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (14/4/2021).
(Foto: Deni Septyan/Diskominfo Garut)

Secara umum, ketiga calon Kepala BPBD memaparkan mengenai pentingnya SOP (Standar Operasional Prosedur) yang menjadi dasar dalam pelaksanaan tugas dan langkah-langkah dalam menangani kebencanaan di Kabupaten Garut.
Salah satu calon kepala BPBD Kabupaten Garut, Natsir Alwi memaparkan bahwa tak hanya mengenai SOP (Standard Operating Procedure) dalam proses penanggulangan bencana, juga membutuhkan peta proses bisnis yang melibatkan seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah).

Selain itu, keberadaan tim kaji cepat harus segera terjun langsung ke lokasi bencana sebagai bahan kajian yang akan digunakan dalam penetapan tanggap darurat bencana di Kabupaten Garut.

Usai pertemuan, Bupati Garut menyempatkan berkeliling mengecek beberapa fasilitas di BPBD Kabupaten Garut termasuk gedung, data center, hewan pelacak korban bencana, bahan logistik dan kendaraan operasional lainnya.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.