Di Tengah Covid-19, Komunitas Musik Kebanggaan Garut ‘JAMUGA’ Bawa Pulang Gelar Juara I

loading...

DRAMEDIA.ID,- BANDUNG – Pandemi Covid-19 nampaknya melumpuhkan berbagai sektor kehidupan, salah satunya di bidang kesenian. Para pelaku seni terus berjuang menghidupkan seni dan budaya dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Baru-baru ini PT. Gudang Garam kembali menggelar kontes karya seni musik virtual yang ditujukan untuk mewadahi para penggiat seni di Jawa Barat, bertema “Ngawih Sunda (NgaSun) Patra Jilid 3”. Acara ini merupakan hasil kerjasama antara Jawara Patra dan Paguyuban Pamiring Tembang Sunda (PPTS) Jawa Barat.

Komunitas seni asal Garut berhasil mencuri perhatian Juri dan pemirsa, hingga akhirnya JAMUGA, diumumkan sebagai grup yang membawa pulang gelar Jawara Patra sebagai Juara pertama. Bertempat di Silk Hotel, Jalan Ir. H. Juanda No. 392/394, Dago, Kota Bandung, Jawa Barat 40135, Rabu (16/12/2020).

Tentu saja ini merupakan hal yang sangat membanggakan khususnya untuk masyarakat Kabupaten Garut.

Hal ini didukung dengan komentar dari salah satu anggota tim juri sekaligus komedian, Kang Ohang mengatakan Jamuga mengirimkan videonya dengan memainkan lagu berjudul “Pajajaran Sirna”. Lagu ini merupakan karya mereka yang mengisahkan tentang kerajaan Pajajaran.

“Tim Jamuga menampilkan perpaduan musik etnik modern yang selaras sehingga memiliki harmoni dengan nuansa klasik-milenial”, ungkap Kang Ohang

Baca Juga :

Kang Ohang menambahkan, Jamuga berhasil menyuguhkan karya musik apik dengan aransemen musik kolaborasi tradisional dan modern. Permainan kecapi Kang Panji dan tabuhan kendang Kang Usman merupakan salah satu yang menjadi daya tarik mereka.

Ketua Jamuga, Yari Jomantara menjelaskan, Jamuga tidak hanya berfokus pada seni musik, tetapi juga pada seni teater, film, puisi, silat, seni rupa (lukis) bahkan dalam bidang sosial.

“Jamuga sendiri berdiri pada tahun 2020, dengan anggota sekitar 50 orang. meskipun usia komunitas ini masih sangat muda, tapi JAMUGA telah bergerak luas dalam seni dan budaya.” Jelasnya.

Ari Kpin, salah satu musisi di Jamuga, mengungkapkan bahwa Jamuga terbilang terlambat mengikuti lomba ini karena Jamuga memperoleh informasi tentang adanya lomba tersebut sudah H-4 sebelum pendaftaran ditutup.

“Sementara bagi Jamuga pengalaman mengikuti NgaSun jilid 3 ini adalah kesempatan berharga dan ajang silaturahmi”, ungkapnya.

Wa Ratno, salah satu tim Jamuga yang berkesempatan tampil, menyampaikan pihaknya sangat mengapresiasi serta terkesan dengan tampilan dan kemampuan dari para finalis yang lain. Serta berharap agar silaturahmi terus terjaga hingga bisa saling mendukung, apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Semoga Jamuga bisa terus menjadi wadah pegiat seni dan kebudayaan yg berumur panjang dan tetap eksis”, harapnya.***hyg/Firsta

loading...

One thought on “Di Tengah Covid-19, Komunitas Musik Kebanggaan Garut ‘JAMUGA’ Bawa Pulang Gelar Juara I

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.