Sejumlah Ibu Muda di Garut Mengaku Jadi Korban Rayuan Investasi

loading...

DRAMEDIA.ID,- GARUT — Sejumlah istri muda di Garut mengaku telah kehilangan uangnya hingga ratusan juta rupiah, akibat tergiur rayuan seorang pelaku penipuan investasi di usaha katering dan pengadaan alkes Covid-19.

Pengakuan istri muda tersebut disampaikan ke kantor pengacara Widjayakusumah di Jalan Mayor Samsu No. 4 Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul Garut, Minggu (29/5/2022).

Ulla Nurmalianti (40) salah seorang korban Rayuan Investasi tersebut mengatakan awalnya berteman baik sama pelaku namun setelah ketauan melakukan kejahatan tersebut baru sadar telah tertipu.

“Awalnya dia bilang ada pengadaan alkes untuk pandemi Covid-19, saat itu saya inveskan Rp50 Juta Rupiah dan terus nambah hingga Rp1 Miliar, tidak curiga karena pada awalnya uang masih lancar, baru kemudian menyetor lagi uang terus mandek,” kata Ulla saat ditemui dikantor pengacara Widjayakusumah, Minggu (29/5/2022).

Baca juga:

Ia menambahkan, saat mengetahui uang kedua mandek sempat mendatangi pelaku ke rumahnya di Perum Bumi Anggrek Residen dan diperoleh informasi uang diinvestasikan di perusahaan PCK yang merupakan rekanan dari PT Pertamina Persero di Cilacap, Jawa Tengah.

“Saya mulai curiga karena investasi yang kedua ini mulai tidak jelas, ia bilang minta waktu karena ada masalah pengembalian uang dari PT PCK, namun makin tidak jelas,” ujarnya.

Ulla menyebut ternyata dirinya bukan satu satunya yang tertipu investasi tersebut melainkan banyak juga teman-temannya yang bernasib sama harus kehilangan uang dengan pelaku dan modus yang sama.

“Saya semakin sadar tertipu karena banyak juga teman teman saya yang bernasib sama, makanya saya mengadukan ini kekantor Pengacara untuk mendapatkan pendampingan dan membuat laporan Polisi untuk menyelamatkan uang kami,” ujarnya.

Sementara itu, Antan Budiana, S.H., mewakili Kantor Pengacara Widjayakusumah, membenarkan laporan dari para korban iming-iming investasi tersebut.

“Kami tengah terus mendalami dan mendampingi para korban untuk mengumpulkan informasi termasuk para korban lainnya agar diperoleh langkah yang tepat untuk penyelesaiannya,” jelas Antan.

Ia menyebut telah mendaftarkan Laporan Polisi di Polres Garut terkait kasus yang menimpa para Kliennya tersebut.

“Kita menunggu langkah dan tindak lanjut dari laporan para korban ke Polres Garut,” pungkasnya. (JMB)***

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.