Menakar Peluang Rudy Gunawan Menjadi Kandidat Gubernur Jawa Barat

loading...

Oleh: Janur M Bagus

SEMUA orang boleh berasumsi dan boleh juga memprediksi, dengan segala sisi pandang serta fakta-fakta sebagai dasar yang menjadi pintu masuknya. Entah siapa yang memulai, entah siapa juga yang menghembuskan, tiba-tiba jagat maya belakangan mulai dihiasi ragam foto dan nama yang di klaim bakal maju di ajang kompetisi politik lima tahunan, perebutan kursi Jabar satu atau Jabatan Gubernur Jabar salah satu derah berpenduduk terbesar di tanah air untuk periode 2023-2028 mendatang.

Salah satu nama yang tiba-tiba menyeruak dikalangan netizen adalah Bupati Garut dua periode Rudy Gunawan. Sosok berlatar belakang Lawyer ini digadang bersanding dengan Desi Ratnasari, politisi PAN berlatar seleberitis yang kini malang melintang di Parlemen sebagai anggota DPR RI.

Yaa… siapa yang tidak ingin menjemput takdir sebagai pemimpin warga berjuluk tanah Padjadjaran ini, lantaran sudah dipastikan bakal menjadi salah satu petarung sejati yang siap tempur di medan dan laga yang tak cuma mensyaratkan kemampuan intelektual sebagai bekalnya, akan tetapi juga harus mumpuni dengan bekal finansial yang kuat.

Bagi sosok Rudy Gunawan misalnya, memang bukanlah hal yang sulit untuk sekedar melenggang dalam pencalonan di Pemilihan Gubernur Jawa Barat, tetapi juga tidak akan semudah membalikan telapak tangan untuk memenangkannya.

Sekedar tercatat, sebagai bakal calon bagi Rudy yang sudah kenyang dengan pengalaman politik tentu bukan hal yang sulit, setidaknya ia pasti sudah memiliki banyak pintu dan tiket kendaraan yang bisa dijadikan tunggangan untuk memuluskan jalan menuju puncak pertempuran itu.

Bagi penulis, sosok Rudy memang petarung sejati dan pantang menyerah, saat berhasrah untuk memenangi kompetisi. Dalam catatan penulis, nama Rudy berulang kali ikut kompetisi di Pemilihan Bupati Garut dan sempat gagal, namun lagi-lagi jiwa petarung dan kegigihannya mampu menjawab keraguan publik hingga akhirnya memenangi Pemilihan Bupati Garut, dan berhasil bertahan hingga periode lima tahun kedua sisa tiga tahun berjalan menuju berakhir di tahun 2023 mendatang.

Peluang inilah yang kemudian, rupanya menjadi keyakinan publik terutama para netizen khusunya di Kabupaten Garut untuk kembali menantang sang petarung di ring kompetisi yang jauh lebih tinggi dan terhormat kalaupun kalah dikemudian hari pada kenyataannya.

Sisi lain yang juga menarik untuk dikaji mengingat peluang Bupati Rudy di Pemilihan Gubernur Jawa Barat adalah kendaraan politik. Sebagai politisi senior, Rudy memang belum tercatat menjadi ketua Partai politik, namun kepiawaian menjalin komunikasi politik serta jejaring yang luas membuat Rudy yang kini tercatat sebagai anggota partai Gerindra dan memiliki kedekatan khusus dengan ketua umum partai Prabowo Subianto, tentu saja menjadi salah satu modal awal baginya untuk meneratas jalan menuju pencalonan nanti. Belum lagi akar sejarah yang juga mencatatnya, bahwa sosok Rudy memiliki kedekatan sejarah dengan beberapa partai politik lain sebut saja dengan Golkar. Sosok Rudy sebagai anak salah seorang mantan petinggi Jawa Barat tentu saja pada jamannya akan memberi warna tersendiri bahkan akan turut pula memudahkan jalannya.

Dari sisi finansial, siapa yang akan meragukan Rudy Gunawan, tengok saja laporan yang tersaji pada Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), dalam catatan yang ada Bupati Rudy tercatat sebagai Kepala Daerah terkaya urutan ke dua di Priangan Timur setelah urutan pertamanya dipegang Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman dengan total kekayaan berjumlah lebih dari Rp 24 Miliar, dan Rudy Gunawan tercatat memiliki kurang lebih Rp. 17,5 Miliar jauh meninggalkan sejumlah kepala daerah lainnya di Priangan Timur, Jawa Barat yang meliputi, Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.

Benar sepertinya bukan hanya desas-desus atau bisikan asal yang kemudian menarik bagi netizen di Garut, kemunculan nama Bupati Garut Rudy Gunawan digadang maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2023 mendatang sepertinya mendekati kebenaran. Memang tidak butuh konfirmasi sebab berbicara masalah politik adalah berbicara strategi, dan berbicara strategi adalah salah satu seni membaca peluang dan memenangkannya.

Wajar, jika kemudian bermunculan nama termasuk para Ksatria baru atau pendatang baru di bursa nama-nama bakal calon yang akan mencalonkan atau akan di calonkan di Pilkada Jabar. Termasuk nama Rudy Gunawan yang kian menghangat dikalangan netizen di Garut. Jawaban pasti yang mudah ditebak secara kalkuasi politik adalah upaya yang tengah dilakukan siapapun saat ini adalah menjajaki pasar dengan membangun kekuatan sales marketing setelah memiliki produk yang layak jual dan layak kompetisi dipasaran.

Ibarat produk, sosok Rudy Gunawan memang sosok yang terbilang produk jadi layak jual dan siap meramaikan pasar domestik politik lima tahunan, selain memiliki kharisma sebagai salah satu kepala daerah dua periode juga memiliki banyak keunggulan lain dibanding sejumlah nama potensial lainnya.

Rudy tinggal memoles sedikit sedikit dengan melebarkan sayap terbang di 27 Kabupaten Kota dengan memanfaatkan jejaring yang berpuluh puluh tahun lalu di bangun dari berbagai sisi. Sebagai mantan Ketua HKTI Jawa Barat misalnya tentu saja sosok Rudy Gunawan memiliki jejaring yang terbina dan mudah untuk kembali diakses jika benar ingin mewujudkan niatnya maju di Pilkada Jabar.

Peluang lainnya, Rudy masih memiliki sisa jabatan tiga tahun berjalan dalam periode kepemimpinan sebagai Bupati Garut tentu saja menjadi bekal yang mudah untuk mencari akses atau membuka pintu menitipkan nama di Kabupaten Kota lainnya di Jabar agar mudah dikenal dan gampang diingat bagi para calon pemilih nanti.

Sekali lagi sosok Rudy Gunawan memang petarung sebagaimana sering diakui dirinya yang sempat disaksikan penulis bahwa memaknai perjalanan selalu dengan kegigihan dan harapan yang diikat kuat dengan perhitungan yang matang.

Sekali lagi tidak ada yang tidak mungkin, bukankah hidup ini juga bukan serba kemungkinan melainkan kembali pada seberapa keras upaya menjalani kehidupan ini, seberapa yakin memaknainya maka ingat pepatah kolot sunda baheula “Mun Keyeng Tangtu Pareung” dalam bahasa Arabnya “,Man Jadda Wa Jadda”, artinya siapa yang bersungguh sungguh maka bersiap menggapainya…

Pun demikian ketika menakar peluang Rudy Gunawan di Pemilihan Gubernur Jawa Barat, maka jawabannya adalah pintu Jabar terbuka lebar bagi siapapun termasuk Rudy Gunawan untuk mewujudkan mimpi melebarkan ladang pengabdian di kancah yang lebih luas menjemput takdir memperbanyak ladang amal di tanah Pajajaran.***wallohu a’lam

***Penulis Jurnalis, Ketua Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK-KIM) Kabupaten Garut.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.